Rabu, 01 Januari 2020

Koperasi Tribuana Cijantung



Koperasi Tribuana Cijantung merupakan koperasi yang didirikan menjadi koperasi sekunder dimana koperasi sekunder tersebut terdiri dari beberapa koperasi primer. Koperasi Tribuana yaitu Koperasi PRIMKOPAD satuan 81 kopassus berkedudukan di Jakarta dan didirikan tanggal 17 Maret 1995 dengan badan hukum No. 090/BH/KWK.9/111/1995 koperasi PRIMKOPAD satuan 81 koperasi berkedudukan di jalan RA.FADILLAH RT.005/RW.005 kelurahan Cijantung  Kecamatan Pasar Rebo Jakarta TImur. Kegiatan Utama koperasi adalah simpan pinjam, perdagangan barang-barang (Bukan Minimarket/restaurant) dan Jasa. Visi dan misi Koperasi Tribuana Cijantung adalah mensejahterakan para anggota atau pasukan setiap batalion.

Koperasi Tribuana Cijantung memiliki beberapa lokasi diantaranya :
1. Koperasi Tribuana I   : Serang
2. Koperasi Tribuana II  : Surakarta
3. Koperasi Tribuana III : Cijantung Jakarta
4. Koperasi Tribuana IV : Bandung
5. Koperasi Tribuana V   : Jakarta
6. Koperasi Tribuana VI  : Jakarta
7. Koperasi Tribuana VII : Bogor

Koperasi Tribuana memiliki jadwal operasional sebagai berikut :
06:00   Persiapan Apel
07:00   Masuk Kantor
12:30   Coffee Break
16:30   Persiapan Pulang
17:00   Pulang

Sumber Dana yang didapat oleh Koperasi Tribuana Cijantung sebagai berikut :
1. Simpanan Pokok Anggota
2. Simpanan Wajib Anggota
3. Simpanan Khusus Anggota
4. Cadangan Dana Setelah Tutup Buku 
5. Jasa SHU Indokoperasi Angkatan Darat

Dengan penjelasan di atas membawa Koperasi Tribuana Cijantung menjadi Juara III Nasional Koperasi Terbaik pada Tahun 2017.

Berikut PPT dan Video tentang Koperasi Tribuana Cijantung


Sabtu, 07 Juli 2018


CURRICULUM VITAE (CV)
PERSONAL DATA
Name                          : Ahmad Padlan Aulia
Place & Date of Birth  : Jakarta, 4 August 1999
Gender                        : Male
Religion                       : Islam
Height                         : 170 cm
Weight                        : 70 kg
Address                       : Abdurrahman Gg. Masjid no. 22, East Jakarta.
Phone Number            : +6281233900089
Marital Status             : Not Married
Nationality                  : Indonesia
Email                           : a.fadlan22@gmail.com
Website                       : www.ahmadPA.blogspot.co.id

EDUCATIONAL BACKGROUND
Period
School/Institute
Major
2017-2021
Gunadarma University
Management
2014-2017
Sulthon Aulia High School
Social
2011-2014
230 Junior High School
-
2005-2011
Amarillys Elementary School
-

ACADEMIC ACHIEVEMENT
2016 & 2017               Top 20 KTI of Sulthon Aulia High School
2016 & 2017               Ranked Class 1st of Eleven Social Sulthon Aulia High School

ABILITIES
Language Skill             : Indonesia (Active) dan English (Passive)
Interpersonal              : Ability to relate to others, teamwork, leadership, problem solvers, respectful, committed dan passionate.

PARTICIPATION AT SEMINAR
September 16-17, 2017 Good Motivation and Training. Faculty of Economic Gunadarma Univesity.

Rabu, 18 April 2018

HOW TO SOLVE EATING DIFFICULTY IN CHILDREN?

Eating difficulty is an issue that is so fundamental and often case to children. Sometimes, when a child is so difficult to chew food invited to make us frustrated. Since then, usually we will try a variety of ways like providing herbal appetite enhancers and hunting child’s favorite foods every day. The matters the child eating disorder also intrigued our interest to make an article about tips to overcome the difficult child to eat. Here are the details.
Serve meals with small portions

Maybe the kid does not like the size of your portions that so reluctant to eat the food there. Many children are feeling after seeing a sizable portion. So, try to give a little so that they can eat faster and do not get bored in spend food.

Get together with family

Do not let children eat alone and we need to create an atmosphere of togetherness when the child was time to eat. For example, you and your husband are on the table then eat foods together. With the atmosphere of togetherness, then the child’s appetite will occur slowly.

Provide healthy snacks

One of the things that concern by parents is the development of the child if he did not want to eat. Of course, when children are fussy eaters then its growth will be stunted and not as friends. One of the best ways to keep it is to try to give nutritional healthy snack. Give interesting snacks such as nuts, dried fruits, and nutritious bread.

Variety of food and a nice appearance

Perhaps, he needs a variety of foods that your appetite he has incurred. For example, you could give spinach on the first day, broccoli on the second day, and chicken-based dishes in the next day. Variety of foods is a very important thing to prevent children from boredom and the desire not to eat.

However, there is one more thing that could trigger a child’s appetite, which is an interesting food dish. For example, you can cook carrots to form a star or a unique object. Children will be attracted by the shape and believed to increase appetite. Hopefully, some difficulty eating kids tips above can help you.

Keterangan :
Subject
Object
Posssive Adjactive




Sumber : http://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/2013/04/7-contoh-artikel-bahasa-inggris-dengan-topik-berbeda.html





Jumat, 16 Maret 2018

HOW TO SOLVE EATING DIFFICULTY IN CHILDREN?

Eating difficulty is an issue that is so fundamental and often case to children. Sometimes, when a child is so difficult to chew food invited to make us frustrated. Since then, usually we will try a variety of ways like providing herbal appetite enhancers and hunting child’s favorite foods every day. The matters the child eating disorder also intrigued our interest to make an article about tips to overcome the difficult child to eat. Here are the details.
Serve meals with small portions

Maybe the kid does not like the size of your portions that so reluctant to eat the food there. Many children are ilfeel after seeing a sizable portion. So, try to give a little so that they can eat faster and do not get bored in spend food.

Get together with family

Do not let children eat alone and we need to create an atmosphere of togetherness when the child was time to eat. For example, you and your husband are on the table then eat foods together. With the atmosphere of togetherness, then the child’s appetite will occur slowly.

Provide healthy snacks

One of the things that concern by parents is the development of the child if he did not want to eat. Of course, when children are fussy eaters then its growth will be stunted and not as friends. One of the best ways to keep it is to try to give nutritional healthy snack. Give interesting snacks such as nuts, dried fruits, and nutritious bread.

Variety of food and a nice appearance

Perhaps, he needs a variety of foods that your appetite he has incurred. For example, you could give spinach on the first day, broccoli on the second day, and chicken-based dishes in the next day. Variety of foods is a very important thing to prevent children from boredom and the desire not to eat.

However, there is one more thing that could trigger a child’s appetite, which is an interesting food dish. For example, you can cook carrots to form a star or a unique object. Children will be attracted by the shape and believed to increase appetite. Hopefully, some difficulty eating kids tips above can help you.

Simpel Present Tense
Simple Present Continuos
Simple Future Tense


Jumat, 22 Desember 2017

Suku Madura

Sejarah Suku Madura ~ Orang Madura tinggal di bagian timur Jawa Timur biasa disebut wilayah Tapal Kuda, dari Pasuruan sampai utara Banyuwangi. Orang Madura yang berada di Situbondo, Bondowoso, sebelah timur Probolinggo, utara Lumajang, dan utara Jember, jumlahnya paling banyak dan jarang yang bisa berbahasa Jawa, juga Surabaya utara, serta sebagian Malang. ada juga yang menetap di Bawean, di negeri jiran Malaysia, Timor Leste, Brunei Darussalam misalnya juga ada, mereka ada yang menjadi penduduk tetap (sudah dapat IC/ surat tinggal selamanya.), Bahkan ada juga di negara negara Timur Tengah.

Suku bangsa ini mendiami Pulau Madura dan sebagian pantai Jawa bagian timur. Jumlah populasi mereka sekitar 3.000.000 jiwa. Sebagian lain ada yang berdiam di kota-kota besar lain di Indonesia. Bahasa mereka adalah bahasa Madura dengan dialek Kangean, Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, Probolinggo, Bondowoso dan Situbondo. Bahasa Madura juga mengenal tingkatan bahasa, yaitu bahasa kasar, menengah dan halus, Bahasa kasar dipakai untuk komunikasi sehari-hari masyarakat.


Sebaran Tempat Tinggal
Di samping suku Jawa dan Sunda, orang Madura juga banyak yang bertransmigrasi ke wilayah lain terutama ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, serta ke Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, dan sekitarnya, juga Negara Timur Tengah khususnya Saudi Arabia. Beberapa kota di Kalimantan seperti Sampit dan Sambas, pernah terjadi kerusuhan etnis yang melibatkan orang Madura disebabkan oleh kesenjangan sosial, namun sekarang kesenjangan itu sudah mereda dan etnis Madura dan penduduk setempat sudah rukun kembali
Orang Madura pada dasarnya adalah orang yang mempunyai etos kerja yang tinggi, ramah, giat bekerja dan ulet, mereka suka merantau karena keadaan wilayahnya yang tidak baik untuk bertani. Orang perantauan asal Madura umumnya berprofesi sebagai pedagang, misalnya: berjual-beli besi tua, pedagang asongan, dan pedagang pasar. 

Agama dan kepercayaan
Mayoritas masyarakat hampir 100 % suku Madura adalah penganut Islam bahkan suku Madura yang tinggal di Madura bisa dikatakan 100 % muslim. suku Madura terkenal sangat taat dalam beragama islam. Salah satu sebabnya dengan adanya Pondok Pesantren yang tersebar di seluruh pulau madura. Misalnya Pondok Pondok pesantren miftahul ulum panyepen, Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, pondok pesantren Al hamidiy banyuanyar Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar di Kabupaten Pamekasan, Pondok pesantren Annuqayah disingkat PPA pesantren yang terletak di desa Guluk-Guluk, Pondok Pesantren Al-Amin di Sumenep dan , Pondok Pesantren Syaikhona Kholil Bangkalan, Pondok Pesantren Attaraqqi Sampang, dan pesantren-pesantren lainnya dari yang memiliki santri ribuan, ratusan, dan puluhan yang tersebar di Pulau Madura. Pesantren-pesantren begitu mengakar dalam kehidupan masyarakat Madura karena pesantren tidak sekadar mengajar ilmu agama tetapi juga mempunyai kiprah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan peduli pada nasib rakyat kecil.

Mata Pencaharian Utama Suku Madura
Mata pencaharian utama masyarakat Suku Madura adalah bercocok tanam ketela, jagung, kacang hijau dan kacang tanah. Pekerjaan lainnya adalah nelayan di sungai dan lautan. Pelaut Madura memang juga terkenal gigih dan terampil berlayar. Di Madura juga berkembang peternakan, sapi potong, sapi kerapan (pacuan), kuda, kambing, dan ayam.

Kekerabatan Dalam Suku Madura
Prinsip hubungan kekerabatan orang Madura umumnya adalah bilateral. Khususnya golongan priayi (bangsawan), sebagian masih menggunakan prinsip hubungan kekerabatan yang patrilineal sifat, terutama nampak dalam hal pewarisan gelar pusaka yang disebut pancer (garis keturunan lelaki saja). Unsur feodalisme masih terasa di daratan Madura. Keluarga-keluarga inti yang satu keturunan biasanya membuat tempat tinggal yang mengelompokkan di sautu wilayah yang mereka sebut koren, dan biasanya tidak lebih dari sepuluh buah keluarga. Kelompok teritorial genealogis ini ada yang terpencil letaknya dan dihuni oleh sampai dua puluh keluarga dari sekitar lima generasi disebut kampong meji. Kampung yang didiami oleh tiga generasi dengan jumlah rumah paling banyak lima buah disebut pemengkang. Lalu kampung yang dihuni sekitar empat generasi dan jumlah keluarganya bisa lebih dari dua puluh buah disebut tanean lanjeng.

Kemasyarakatan Dalam Suku Madura
Setiap kampung dipimpin oleh seorang apel. Beberapa buah kampung bergabung menjadi satu desa, dan dipimpin oleh seorang kalebun (kepala desa). Ia dibantu oleh seorang carek (juru tulis). Karena masyarakat Madura umumnya memeluk agama Islam, maka tokoh ulama dihormati pula di daerah ini. Tokoh agama itu biasanya memiliki pengaruh kuat di bidang sosial politik, ekonomi dan kebudayaan. Malah para kyai (ulama) menduduki hierarki teratas setelah bapak (orang tua-tua) dan ratu (pemerintah).

Karakter sosial budaya
Harga diri, juga paling penting dalam kehidupan orang Madura, mereka memiliki sebuah peribahasa lebbi bagus pote tollang, atembang pote mata. Artinya, lebih baik mati (putih tulang) daripada malu (putih mata). Sifat yang seperti ini melahirkan tradisi carok pada masyarakat Madura, tetapi tradisi lambat laun melemah seiring dengan terdidiknya kaum muda di pelosok desa, dahulu mereka memakai kekuatan emosional dan tenaga saja, namun kini mereka lebih arif dalam menyikapi berbagai persoalan yang ada.
Ada perbedaan antara Madura Timur (Sumenep dan Pamekasan) dengan Madura Barat (Sampang dan Bangkalan). Orang Madura Timur dikenal lebih halus baik dari sikap, bahasa, dan tatakrama daripada orang Madura Barat.[butuh rujukan] Orang Madura Barat lebih banyak merantau daripada Madura Timur.[butuh rujukan] Hal ini, disebabkan Madura Barat lebih gersang daripada Madura Timur yang dikenal lebih subur.

Referensi :